Alasan Kenapa Kamu Harus Mengoleskan Betadine Salep pada Luka

  • September 27, 2021

Luka ringan seperti tergores, jatuh, dan jenis luka kecil lainnya mungkin terlihat sepele sehingga beberapa orang lebih memilih untuk membiarkan luka tersebut sembuh dengan sendirinya. Namun perlu diketahui, luka pada kulit yang tidak diobati dengan benar bisa terinfeksi dan menyebabkan komplikasi. 

Agar luka tetap steril, membersihkan luka dengan antiseptik seperti Betadine salep harus dilakukan secara rutin. Simak artikel berikut kenapa kamu harus menggunakan Betadine salep untuk mengobati luka. 

Manfaat Betadine Salep untuk Penyembuhan Luka

Betadine merupakan produk antiseptik yang mengandung bahan aktif utama povidone iodine (PVPI) 10%. Povidone iodine merupakan zat antimikroba spektrum luas yang bekerja dengan cara menurunkan 99,999% biofilm pada bakteri atau jamur penyebab penyakit. 

Betadine antiseptik terdiri dari beberapa jenis, seperti Betadine cair untuk mengobati luka, mouthwash Betadine, feminine wash, dan Betadine salep (ointment). Mengaplikasikan Betadine Antiseptic Ointment pada area yang terluka dapat mencegah infeksi sekunder dengan cara melawan pertumbuhan mikroorganisme jahat yang kemungkinan masuk melalui luka. 

Menggunakan Betadine salep secara rutin juga dapat mencegah serta mengurangi iritasi pada luka, membuat luka lebih steril, serta mempercepat penyembuhan luka. 

Salep Betadine dapat digunakan untuk perawatan luka bakar, luka sunat, luka terpotong, luka gores, luka bakar ringan, dan luka kecil lainnya. 

Cara Membersihkan dan Mengobati Luka dengan Betadine Salep

Membersihkan dan mengobati luka secara tepat dan teratur dapat membantu mempercepat penyembuhan luka dan mengurangi risiko infeksi sekunder. 

Ketika kulit Anda memiliki luka ringan, cuci tangan sebelum mulai merawat luka untuk mencegah infeksi. Jika perlu, Anda bisa menggunakan sarung tangan sekali pakai untuk membersihkan luka. Setelah itu bersihkan luka dengan air salin atau sabun lembut lalu bilas di bawah air bersih mengalir selama 5-10 menit. 

Usap lembut luka dengan kain kasa yang telah direndam air garam, alkohol, atau air keran untuk menghilangkan kotoran yang menempel. Jika terdapat benda yang tertanam di luka, segera temui dokter untuk mendapat tindakan medis darurat. 

Setelah memastikan luka bersih, keringkan dengan cara menepuk lembut area tersebut menggunakan handuk bersih atau tisu. Hindari menggunakan kapas karena seratnya bisa menempel pada luka. Terakhir, oleskan Betadine salep sebanyak 1-2 kali sehari pada seluruh permukaan luka. Anda bisa menutupinya dengan plester agar luka selalu terlindungi.    

Apa Efek Samping Penggunaan Betadine Salep?

Betadine salep mengandung povidone iodine 10% murni tanpa ada bahan tambahan lainnya seperti alkohol ataupun pewangi. Hal ini terlihat dari warna Betadine salep yang berwarna coklat keemasan, warna asli dari povidone iodine. 

Povidone iodine memiliki risiko iritasi kulit yang rendah dan tidak akan menghasilkan reaksi panas atau menyengat ketika diterapkan pada luka sehingga aman digunakan oleh anak-anak. Selain itu penggunaan povidone iodine secara rutin atau dalam jangka panjang tidak akan menyebabkan resistensi. 

Luka Tak Kunjung Sembuh Setelah Menggunakan Betadine, Apa yang Harus Dilakukan?

Luka ringan biasanya akan segera sembuh dalam beberapa hari setelah diobati. Namun jika terdapat kemerahan, pembengkakan di sekitar luka, atau luka tidak kunjung mengering, maka ada ada kemungkinan luka terinfeksi. Segera temui dokter jika Anda melihat tanda-tanda infeksi pada luka.

Betadine salep memiliki tekstur mirip seperti gel dan mudah diratakan. Betadine Antiseptic Solution dapat membuat luka lebih terjaga, terhindar dari risiko infeksi sekunder, sekaligus mempercepat penyembuhan luka. 

Betadine salep merupakan obat luar dan bisa diterapkan pada berbagai jenis luka ringan, seperti luka setelah sunat, luka tergores, atau luka bakar ringan. Jangan oleskan salep Betadine ke luka terbuka atau luka gigitan serangga untuk menghindari risiko efek samping yang akan timbul.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*