Isolasi Mandiri, Kapan Harus Dilakukan?

  • August 13, 2021

Kasus Covid 19 yang disebabkan oleh virus corona baru tidak kunjung usai. Bahkan saat ini, kasus Covid 19 di berbagai negara cenderung meningkat karena timbulnya berbagai varian dari virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan pada akhir tahun 2019 ini. 

Melonjaknya kasus Covid 19 membuat banyak daerah tidak mampu menampung pasien Covid 19. Pasien-pasien yang tidak memiliki gejala parah pun diarahkan untuk menjalan isolasi mandiri, alih-alih menjalani perawatan di fasilitas kesehatan. Ini untuk memberikan ruang bagi penderita Covid 19 dengan status menengah dan berat guna mendapatkan penanganan medis yang maksimal. 

Isolasi mandiri berarti Anda berdiam di dalam hunian hingga kondisi diri dinyatakan aman dan tidak menularkan virus corona baru kepada orang lain. Jadi, kapankah Anda harus menjalani isolasi mandiri? Berikut ini adalah beberapa kondisi yang membuat Anda sebaiknya tinggal di rumah saja dan membatasi total interaksi dengan orang lain. 

Hasil Tes Positif 

Jika hasil tes Covid 19 Anda positif, sebaiknya Anda langsung melakukan isolasi mandiri apabila gejala yang dikeluhkan tidak berat. Jangan memberi alasan bahwa tes yang Anda jalani hanya tes antigen dan bukan swab PCR. Rata-rata tes untuk Covid 19 memiliki tingkat akurasi yang tinggi terhadap hasil positif. Jadi jika hasil tes yang Anda jalani positif, hampir bisa dipastikan Anda memang tengah terjangkit infeksi Covid 19 yang tingkat penularannya memang tinggi. 

Miliki Gejala Ringan Covid 19 

Anda mungkin belum sempat menjalani tes Covid 19, namun beberapa hari terbelakang Anda merasakan kondisi badan yang kurang nyaman. Hati-hati jika ketidaknyamanan tersebut mengarah ke gejala Covid 19, seperti batuk yang terus-menerus, pilek, atau bahkan kehilangan kemampuan indra penciuman dan perasa yang merupakan gejala khas Covid 19. Jika sudah demikian, diamlah di rumah dan batasi interaksi dengan orang lain secara total. Lakukan isolasi mandiri karena kemungkinan besar gejala yang Anda alami mengarah ke Covid 19. Jangan lupa pula untuk segera membuat jadwal untuk melakukan tes Covid 19 untuk memastikan kondisi Anda. 

Punya Kontak Erat dengan Pasien Covid 19 

Yang dimaksud dengan kontak erat adalah interaksi dengan pasien Covid 19 lebih dari 15 menit dengan jarak kurang dari satu meter. Adanya kontak fisik dengan pasien Covid 19 juga membuat Anda dapat berstatus sebagai kontak erat Covid 19. Apabila Anda mengalami status kontak erat, paparan virus corona baru sangat mungkin sudah ada di tubuh Anda, walaupun belum menginfeksi. Anda sangat disarankan untuk melakukan isolasi mandiri agar risiko virus yang ada di badan Anda tidak menyebar ke orang lain. 

Tinggal Serumah dengan Pasien Covid 19 

Anda tinggal bersama orang tua, saudara, suami atau istri dan anak? Jika salah satu anggota keluarga Anda terdiagnosis mengalami Covid 19, Anda berarti sudah menjalani kontak erat dengan mereka. Soalnya, tinggal satu rumah dengan pasien Covid 19 membuat paparan virus corona baru tersebut juga sangat rentan menyasar Anda. Daya tahan tubuh Anda yang kuat bisa jadi membuat Anda tidak terinfeksi virus ini. Akan tetapi, bisa jadi virus-virus tersebut sudah menempel di tubuh Anda dan bisa menyebar ke orang lain jika Anda berinteraksi. Kondisi inilah yang membuat Anda sebijaknya melakukan isolasi mandiri apabila memang ada anggota keluarga yang terinfeksi. 

Habis Bepergian 

Sebisa mungkin lakukan isolasi mandiri setiap kali Anda habis bepergian dari luar kota ataupun luar negeri. Bepergian jarak jauh ini sangat meningkatkan risiko paparan Covid 19 ke tubuh Anda. Isolasi mandiri untuk orang-orang yang habis bepergian jauh umumnya cukup 5 hari. Apabila tidak ada gejala yang mengarah ke Covid 19, Anda bisa menyudahi isolasi mandiri dan melakukan aktivitas seperti sedia kala. 

Selama menjalani isolasi mandiri, pastikan status kesehatan Anda tetap terpantau. Menjalani telemedicine dengan dokter untuk menyampaikan keluhan dan mendapatkan saran penanganan menjadi hal penting yang jangan diabaikan selama Anda menjalani isolasi mandiri. 

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*