minyak angin caplang

Minyak Angin Caplang, Pilihan Tepat Saat Masuk Angin

  • August 27, 2021

Mengalami masuk angin berat bisa membuat rutinitas Anda berantakan. Oleh karena itu, Anda dapat mencoba cara mengatasi masuk angin berat berikut ini demi meredakan gejalanya. Salah satunya dengan menggunakan minyak angin caplang.

Cara mengatasi masuk angin berat yang terbaik adalah dengan banyak beristirahat dan minum cairan, baik air putih maupun makanan berkuah. Dengan begitu, sistem imun akan dapat bekerja lebih optimal sehingga mampu membuang virus yang menyerang tubuh Anda dengan lebih efektif.

Tidak ada obat yang dapat menyembuhkan masuk angin secara instan. Namun, Anda tetap dapat mencoba cara mengeluarkan angin dalam tubuh berikut untuk meredakan gejala masuk angin berat, yaitu

  • Menggunakan obat semprot hidung dekongestan untuk meredakan hidung tersumbat.
  • Minum obat batuk yang mengandung dekongestan untuk meredakan sakit tenggorokan.
  • Minum obat pereda nyeri, seperti paracetamol atau ibuprofen, untuk meredakan pegal sekaligus demam.

Oleh karena itu, ketika kamu merasa tubuh mengalami gejala masuk angin, segera lakukan tips mengatasi dan mencegah masuk angin berikut ini.

  1. Perbanyak Minum Air Putih

Pastikan tubuh Anda mendapatkan asupan cairan yang cukup, karena air akan membantu mengontrol suhu tubuh dan meringankan demam pada tubuh Anda. Anda bisa mengonsumsi air putih atau teh manis hangat untuk membuat perut lebih nyaman dan mengurangi rasa mual serta kembung. Ketika sedang masuk angin, sebaiknya hindari kafein dan minuman bersoda, karena hanya akan membuat perut semakin begah.

  1. Cukup Beristirahat

Tubuh akan kehilangan tenaganya ketika Anda kurang istirahat. Tidak heran jika pada akhirnya Anda akan merasa lesu, lemas, hingga pusing. Anda perlu mengistirahatkan tubuh agar energi dan stamina yang hilang selama Anda beraktivitas dapat kembali selepas terbangun keesokan paginya. Nantinya, tubuh pun akan kembali segar dan bertenaga. Jadi, hindari begadang.

  1. Kenakan Jaket Ketika Bepergian

Udara malam tidak pernah baik untuk tubuh, karena bisa memicu paru-paru basah akibat angin yang terlalu sering menerpa dada dan berbagai penyakit lainnya, termasuk penyakit masuk angin. Oleh karena itu, pastikan Anda mengenakan jaket dengan keadaan tertutup pada bagian depan untuk menghalau angin ke bagian depan tubuh.

  1. Rutin Berolahraga dan Konsumsi Makanan Bergizi

Olahraga terbukti mampu menjaga daya tahan tubuh. Namun, jangan lupa pula untuk mengimbanginya dengan asupan makanan bergizi dan hindari merokok. Anda juga perlu menjaga waktu makan, jangan sampai Anda terlambat makan karena bisa memicu perut kembung akibat gas yang terakumulasi di dalam perut.

Masuk angin bukanlah suatu penyakit, melainkan sekumpulan gejala dari kondisi medis tertentu. Keluhan masuk angin bisa saja merupakan tanda dari beberapa penyakit berikut ini.

  1. Infeksi saluran pernapasan atas

Infeksi saluran napas atas (hidung dan tenggorokan) merupakan penyakit yang paling sering dijumpai dengan gejala demam, pilek, dan batuk. Penyebabnya bisa virus atau bakteri. Sebagian besar infeksi saluran pernapasan atas memiliki gejala yang ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya. 

  1. Gangguan pencernaan

Gangguan pencernaan bisa menimbulkan beberapa gejala, seperti mual, muntah, perut kembung, diare, sembelit, dan sensasi perih atau nyeri ulu hati. Gejala-gejala tersebut, khususnya kembung, juga sering dikatakan sebagai masuk angin.

  1. Demam berdarah dan malaria

Kedua penyakit ini merupakan penyakit infeksi yang sering terjadi di negara tropis, seperti Indonesia. Keduanya pun sama-sama ditularkan melalui gigitan nyamuk. Demam berdarah dan malaria bisa menyebabkan gejala demam, nyeri sendi, pegal-pegal, menggigil, dan lemas. 

  1. Penyakit jantung

Penyakit jantung dapat terjadi ketika otot jantung tidak mendapatkan pasokan darah dan oksigen yang cukup, akibat sumbatan atau penyempitan pada pembuluh darah jantung. Kondisi ini sering kali menimbulkan nyeri dada yang disebut masyarakat sebagai angin duduk. Keluhannya bisa berupa nyeri ulu hati atau nyeri dada yang menjalar ke lengan, leher, atau punggung, lemas, sesak napas, hingga pingsan.

Memang minyak angin caplang bisa meredakan gejala masuk angin dengan tujuan untuk membuat tubuh lebih hangat. Meski begitu, jika Anda merasakan gejala yang lebih berat, segera periksa ke dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan secara detail. Hal ini bertujuan untuk mengetahui sebenarnya ada gangguan kesehatan apa pada diri Anda, karena seperti yang dijelaskan di atas bahwa masuk angin merupakan salah satu gejala dari suatu penyakit.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*