Semua Hal yang Perlu Anda Tahu tentang Jadwal Vaksin Anak MMR Terlengkap

  • June 16, 2021

Vaksin adalah zat yang berguna membentuk daya tahan tubuh dan merangsang tubuh menghasilkan antibodi. Jadwal vaksin anak biasanya disesuaikan dengan jenis vaksin dan usia anak. Masing-masing vaksin harus diberikan pada usia tertentu yang sudah diatur.

Salah satu imunisasi yang diberikan pada anak adalah vaksin MMR. Vaksin ini untuk melindungi anak dari campak, gondongan, dan rubella.

Mengenal Vaksin MMR

Vaksin MMR merupakan vaksin hidup, berupa antigen virus yang mampu mencegah infeksi penyakit gondongan, campak, dan rubella. Vaksin hidup ini bisa diberikan bersama dengan vaksin hidup atau tidak hidup lainnya. 

Jika diberikan vaksin hidup lain, biasanya minimal intervalnya 28 hari dari pemberian sebelumnya. Adapun tujuan vaksin ini adalah untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar terhindari dari infeksi ketiga virus penyabab penyakit. 

Pentingnya Pemberian Vaksin MMR

Vaksin MMR ini diberikan untuk bisa membantu mencegah campak, rubella, dan juga gondongan. Ketiga penyakit ini tergolonga berbahaya dengan komplikasi bermacam-macam. 

Penyakit campak memiliki komplikasi berupa infeksi telinga, radang otak, hingga radang paru. Komplikasi gondongan berupa radang selaput otak, radang buah zakar yang menyebabkan kemandulan pada pria, serta adanya gangguan. pendengaran permanen. Sedangkan komplikasi rubella bisa menyebabkan cacat lahir pada janin  atau sindrom rubella kongenital bila dialami oleh ibu hamil muda.

Orang-orang yang Membutuhkan Vaksin MMR

Semua orang sebenarnya dianjurkan untuk mendapatkan vaksin MMR ini, terlebih kelompok berikut:

  • Bayi dan anak-anak yang belum memasuki usia sekolah
  • Anak remaja hingga berusia 18 tahun yang belum mendapatkan vaksim MMR sebelumnya. Atau sudah pernah mendapatkan imunisasi MMR tapi tidak komplit
  • Bagi wanita yang merencanakan kehamilan
  • Orang dewasa yang lahir pada rentang tahun 1970-1979 yang baru mendapatkan vaksin campak saja. Orang-orang yang lahir tahun 1980-1990 yang tidak terlindungi dari penyakit gondongan.

Orang yang Tidak Boleh Menjalani Vaksin MMR

Ada beberapa golongan orang yang tidak bisa menerima vaksin MMR ini, yaitu:

  • Mengalami reaksi alergi berat pada neomisin atau komponen dari vaksin MMR
  • Sudah pernah mengalami reaksi alergi berat pada penyuntikan vaksin MMR sebelumnya
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti penderita kanker, penderita HIV/AIDS, orang yang mengonsumsi obat-obatan seperti steroid dan imunosupresan.
  • Sedang menderita tuberkulosis

Pemberian vaksin MMR ini harus ditunda bila seseorang mengalami:

  • Sakit dengan tingkat keparahan sedang hingga berat
  • Sedang hamil
  • Baru saja menerima vaksin lain 4 minggu sebelumnya
  • Baru saja mendapatkan transfusi darah
  • Mengalami kondisi medis yang menyebabkan Anda mudah mengalami lebam atau perdarahan

Persiapan Pemberian Vaksin MMR

Ada beberapa persiapan sebelum seseorang mendapatkan vaksin, yaitu:

  • Mendiskusikan dengan dokter tentang manfaat dan risiko pemberian vaksin MMR
  • Memastikan Anda tidak sedang hamil
  • Pastikan kondisi Anda atau anak benar-benar sehat saat akan menjalani vaksin MMR
  • Beritahulah dokter bila Anda memiliki riwayat alergi obat yang pernah dialami, apalagi bila Anda alergi obat neomisin atau komponen lain yang ada dalam vaksin MMR

Jadwal vaksin anak MMR ini akan diberikan beberapa kali sesuai dengan usianya. Pada bayi biasanya diberikan vaksin MMR pertama kali di usia 15-18 bulan, dosis selanjutnya diberikan pada usia 10-12 tahun atau 12-18 tahun.

Pada orang dewasa yang belum mendapat vaksin MMR atau statusnya imunisasinya tidak jelas, bisa mendapat vaksin MMR ini. Namun, tidak boleh diberikan pada wanita hamil. Setidaknya wanita mencegah kehamilan satu bulan setelah mendapatkan vaksin.

Orang dewasa yang belum menerima vaksin MMR sama sekali dianjurkan untuk mendapatkannya minimal satu kali. 

Anda bisa berkonsultasi dengan dokter terkait jadwal vaksin anak ini sebelum melakukan imunisasi. 

Apa Saja Cara Untuk Mengatasi Gigi Keropos?

  • June 9, 2021

Sejak kecil, Anda mungkin telah diajarkan orang tua untuk menggosok gigi secara rutin. Menggosok gigi setiap hari dapat melindungi gigi dari berbagai risiko seperti gigi keropos. Gigi keropos merupakan salah satu kondisi yang dialami penderita karena masalah pada enamel (lapisan paling luar gigi). Kondisi tersebut bisa semakin memburuk (jika tidak dirawat dengan baik) dan tidak dapat kembali seperti semula. Jika Anda mengalami gigi keropos, Anda bisa mempelajari cara mengatasi gigi keropos.

Penyebab gigi keropos adalah lapisan enamel gigi yang rusak atau menipis

Enamel Penting Untuk Dijaga

Enamel merupakan bagian ujung atas gigi yang memiliki cangkang yang keras. Cangkang tersebut memiliki kegunaan dalam melindungi gigi dari kebiasaan yang dilakukan manusia sehari-hari seperti menggigit dan mengunyah. Tidak hanya itu, enamel juga memiliki kegunaan dalam melindungi gigi manusia dari suhu dan bahan kimia yang dapat memperburuk kondisi gigi atau bagian tubuh lain.

Enamel menutupi mahkota gigi dimana bagian tersebut bisa dilihat di luar gusi. Enamel juga merupakan bagian gigi yang tembus pandang dimana cahaya dari bagian tersebut bisa dilihat dengan jelas. Meskipun dapat menunjukkan cahaya, warna gigi manusia ditentukan oleh dentin (lapisan tengah gigi). Tergantung dari apa yang dikonsumsi manusia, warna gigi bisa berubah menjadi warna lain (selain putih), yakni kuning atau coklat.

Risiko Pada Enamel

Jika enamel bermasalah, bagian tersebut dapat menimbulkan risiko berikut:

  • Kerusakan pada gigi

Kerusakan pada gigi seperti gigi keropos bisa terjadi karena berbagai faktor seperti mengkonsumsi makanan yang mengandung asam tinggi. Jika tidak dirawat dengan baik, kondisinya bisa semakin buruk. Kondisi tersebut juga tidak dapat diperbaiki.

  • Gigi sensitif

Gigi sensitif bisa terjadi ketika Anda mengkonsumsi makanan atau minuman yang panas atau dingin. Hal tersebut terjadi karena kandungannya dapat menembus ke dalam enamel dan mencapai saraf gigi.

Oleh karena itu, Anda perlu waspada jika Anda ingin mengkonsumsi sesuatu. Jika kondisi gigi Anda semakin parah, Anda sebaiknya hubungi dokter.

Faktor yang Dapat Menimbulkan Masalah Pada Enamel

Kondisi enamel bisa memburuk karena faktor berikut:

  • Kandungan asam

Kandungan asam yang tinggi, baik dari makanan maupun minuman, dapat meningkatkan risiko pada enamel.

  • Penyakit

Penyakit asam lambung (GERD) merupakan penyakit yang tidak hanya berisiko pada lambung, namun juga berisiko pada enamel.

  • Penggunaan obat

Obat antihistamin dan aspirin merupakan contoh obat yang dapat menimbulkan risiko pada enamel.

  • Faktor genetik

Masalah pada enamel juga bisa terjadi karena faktor genetik. Jika penderita telah mengalami kondisi tersebut, mereka bisa menurunkan kondisinya ke anak mereka.

  • Faktor lain

Faktor lain seperti kebiasaan menggesek gigi dapat meningkatkan risiko pada enamel.

Jika Kondisi Gigi Anda Memburuk

Jika kondisi gigi Anda memburuk, Anda sebaiknya hubungi dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda bisa mempersiapkan diri dengan beberapa hal di bawah:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda tanyakan ke dokter.
  • Daftar gejala yang timbul.
  • Daftar riwayat medis dan obat yang digunakan (jika Anda memilikinya).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter perlu mengetahui kondisi Anda dengan mengajukan pertanyaan seperti:

  • Kapan gejala yang Anda alami terjadi?
  • Berapa lama kondisi tersebut terjadi?
  • Apakah Anda sering mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung asam tinggi?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter akan melakukan diagnosis yang melibatkan tes pencitraan seperti X-ray.

Cara Mengatasi Gigi Keropos

Berikut adalah cara untuk mengatasi gigi keropos:

  • Rajin menggosok gigi (dua kali sehari).
  • Gunakan pasta gigi fluorida.
  • Jangan mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung asam secara berlebihan.

Kesimpulan

Enamel merupakan bagian penting yang perlu dijaga. Walaupun enamel merupakan bagian yang kuat (karena memiliki cangkang yang keras), bagian tersebut bisa rusak karena berbagai faktor seperti mengkonsumsi asam secara berlebihan. Jika enamel bermasalah, hal tersebut dapat menyebabkan gigi keropos. Oleh karena itu, cara mengatasi gigi keropos perlu dilakukan. Jika kondisi gigi Anda memburuk, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

Tidak Hanya Pap Smear, Anda Juga Bisa Lakukan Pemeriksaan TORCH di Prodia Ujung Berung

  • June 8, 2021

Selain pemeriksaan pap smear, sebagai perempuan Anda juga bisa melakukan pemeriksaan TORCH. Pemeriksaan TORCH adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi adanya infeksi pada ibu hamil. Dengan pemeriksaan ini, infeksi bisa terdeteksi lebih dini, sehingga risiko penularan dan komplikasi infeksi pada janin bisa dicegah. Dan Anda bisa melakukan pemeriksaan ini di Prodia Ujung Berung.

TORCH, kadang disebut juga TORCHS, adalah singkatan dari beberapa nama penyakit infeksi, yaitu Toksoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus, Herpes simplex virus, dan Sifilis. Dalam hal ini, pemeriksaan TORCH dilakukan untuk mendeteksi antibodi yang dihasilkan tubuh ketika terserang mikroorganisme penyebab penyakit-penyakit infeksi itu. Berikut ini adalah penjelasan dari penyakit-penyakit yang tergolong ke dalam TORCH.

  1. Toksoplasmosis

Toksoplasmosis adalah infeksi yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii. Parasit ini dapat ditemukan pada kotoran kucing yang terinfeksi dan makanan yang belum matang. Jika ibu hamil menderita toksoplasmosis, parasit tersebut dapat menular ke janin dan menyebabkan janin terlahir dengan masalah kesehatan, seperti infeksi mata yang serius, gangguan pendengaran, atau gangguan mental.

  1. Rubella

Rubella dikenal juga sebagai campak Jerman. Bila terjadi pada ibu hamil, infeksi ini dapat menular ke janin dan menyebabkan janin terlahir dengan kelainan jantung, tuli, gangguan penglihatan, infeksi paru, kelainan darah, atau keterlambatan pertumbuhan. Selain itu, seiring bertumbuhnya bayi, infeksi rubella juga dapat menyebabkan gangguan saraf pusat, kelainan sistem imun, atau gangguan tiroid.

  1. Cytomegalovirus (CMV)

Cytomegalovirus (CMV) adalah jenis virus yang umumnya menyerang orang dewasa dan jarang menyebabkan gangguan kesehatan serius. Namun, pada janin dan bayi baru lahir, virus tersebut dapat menyebabkan tuli, gangguan penglihatan, pneumonia, kejang, dan keterlambatan pertumbuhan.

  1. Herpes simplex virus (HSV)

HSV adalah virus yang dapat menyebabkan herpes, baik oral maupun genital, pada orang dewasa. Bayi dapat tertular virus herpes dari ibunya selama proses persalinan, terutama jika ibunya menderita herpes genital. Pada bayi, infeksi virus herpes dapat menyebabkan gejala, seperti ruam-ruam yang berisi cairan di mulut, mata, dan kulit, bayi terlihat malas, gangguan pernapasan, serta kejang.

  1. Sifilis

Ibu hamil dapat menderita sifilis lewat hubungan seksual, yang selanjutnya dapat ditularkan ke janin yang sedang dikandungnya. Infeksi yang sering disebut “penyakit raja singa” ini dapat menyebabkan keguguran, bayi lahir prematur, dan tuli.

Pemeriksaan TORCH dilakukan untuk mendeteksi antibodi yang baru atau pernah diproduksi oleh tubuh. Antibodi tersebut adalah IgM dan IgG untuk TORCH. Hasil positif untuk pemeriksaan TORCH tidak selalu berarti Anda sedang mengalami infeksi dari penyakit yang tergolong ke dalam TORCH.

Jika hasil IgM positif, maka berarti saat ini sedang terjadi infeksi. Jika hasil IgG yang positif, maka bisa terjadi dua kemungkinan, yaitu pernah terkena infeksi atau sudah melakukan vaksin untuk TORCH. Sedangkan jika kedua antibodi positif, maka dokter akan melakukan pemeriksaan lain untuk memastikan ada tidaknya infeksi.

Melalui tes TORCH, dokter dapat menentukan apakah ibu hamil menderita penyakit infeksi di atas. Hasil dari tes TORCH akan ditunjukkan dengan tanda ‘positif’ atau ‘negatif’.

Jika hasil tes negatif, artinya Bunda tidak sedang mengalami infeksi dan tidak pernah terinfeksi penyakit tersebut sebelumnya. Sebaliknya, jika hasil positif, dokter akan memastikan lagi apakah infeksi tersebut masih aktif atau tidak.

Jadi, alasan penting di balik tes TORCH adalah agar dokter dapat melakukan pengobatan bila ditemukan adanya infeksi di dalam tubuh ibu hamil. Dengan begitu, komplikasi pada bayinya dapat dicegah.

Selain menjalani tes TORCH, Bumil juga perlu melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin. Bila mengalami gejala yang dirasa tidak normal, segeralah periksakan ke dokter kandungan agar dapat diberikan penanganan yang aman dan tepat. Jadi, sebelum terlambat periksalah TORCH di Prodia Ujung Berung!

Daftar Dokter Spesialis Penyakit Dalam Terbaik di Jakarta

  • June 4, 2021

Apabila kamu mengalami keluhan yang tidak biasa di dalam tubuh, sebaiknya segera mengunjungi dokter spesialis penyakit dalam untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. 

Beberapa penyakit yang ditangani oleh dokter spesialis penyakit dalam seperti alergi, ginjal, hipertensi, masalah pada sistem pencernaan, gangguan tidur, gagal jantung, penyakit infeksi menular, dan penyakit kronis lainnya. 

Hal-hal Seputar Pemeriksaan Penyakit Infeksi yang Perlu Anda Tahu -  Alodokter

Berikut ini daftar dokter spesialis penyakit dalam terbaik di Jakarta untuk membantu mengobati penyakit yang kamu alami. 

Prof. dr. Zuljasri Albar, Sp.PD-KR

Prof. dr. Zuljasri Albar, Sp.PD-KR merupakan dokter spesialis penyakit dalam dengan sub-spesialis reumatologi yang menangani masalah pada sendi, otot, tulang, dan tendon. 

Prof. dr. Zuljasri Albar, Sp.PD-KR berpraktik di 3 rumah sakit besar di Jakarta yakni RS Cipto Mangunkusumo – Kencana, RS Premier Jatinegara, dan RS Pelabuhan Jakarta.

Berikut jadwal praktik di RS Cipto Mangunkusumo – Kencana

  • Senin: 08:00 – selesai
  • Selasa: 08:00 – selesai
  • Rabu: 08:00 – selesai

Prof. Dr. dr. Marcellus Simadibrata, Sp.PD-KGEH, Ph.D

Prof. Dr. dr. Marcellus Simadibrata, Sp.PD-KGEH, Ph.D adalah salah satu dokter spesialis penyakit dalam terbaik dengan sub-spesialis mengatasi masalah sistem pencernaan, seperti lambung, usus, hati, kantong empedu, dan juga pankreas. 

Prof. Dr. dr. Marcellus Simadibrata, Sp.PD-KGEH, Ph.D praktik di 3 rumah sakit besar, yakni RS Cipto Mangunkusumo – Kencana, RS Pluit, dan RS Abdi Waluyo. Berikut ini jadwal praktiknya masing-masing:

RS Cipto Mangunkusumo – Kencana

  • Selasa: 12:00 – 13:00
  • Jumat: 10:00 -11:00

RS Pluit

  • Senin: 17:00 – 20:00
  • Rabu: 17:00 – 20:00
  • Jumat: 17:00 – 20:00

RS Abdi Waluyo

  • Selasa: 18:00 – selesai
  • Kamis: 18:00 – selesai
  • Sabtu: 15:00 – 17:00

Prof. Dr. dr. Idrus Alwi, Sp.PD-KKV, FINASIM, FACC, FESC, FAPSIC

Prof. Dr. dr. Idrus Alwi, Sp.PD-KKV, FINASIM, FACC, FESC, FAPSIC merupakan dokter spesialis penyakit dalam dengan sub-spesialis kardiovaskular yang menangani penyakit jantung, henti jantung, angina pektoris, gagal jantung, hingga kelainan pembuluh darah. 

Prof. Dr. dr. Idrus Alwi, Sp.PD-KKV, FINASIM, FACC, FESC, FAPSIC praktik di 3 rumah sakit, yakni RS Cipto Mangunkusumo – Kencana, RS Metropolitan Medical Center, dan RS Permata Cibubur. Berikut jadwal praktiknya masing-masing.

RS Cipto Mangunkusumo – Kencana

  • Senin: 10:00 – 12:00

RS Metropolitan Medical Center

  • Senin: 16:00 – 20:00
  • Rabu: 16:00 – 20:00

RS Permata Cibubur

  • Kamis: 16:00 – selesai
  • Sabtu: 09:00 – selesai

Prof. dr. Harry Isbagio, Sp.PD-KGer

Prof. dr. Harry Isbagio, Sp.PD-KGer merupakan dokter spesialis penyakit dalam dengan sub-spesialis geriatri yang membantu mengatasi penyakit seperti malnutrisi pada lansia, gangguan tidur, demensia, disfungsi seksual, gagal jantung, hipertensi, sindrom geriatri, dan juga infeksi saluran kemih. 

Prof. dr. Harry Isbagio, Sp.PD-KGer praktik di 2 rumah sakit yakni RS Cipto Mangunkusumo – Kencana dan RS Metropolitan Medical Center. Berikut ini jadwal praktiknya:

RS Cipto Mangunkusumo – Kencana

  • Kamis: 09:00 – 11:00
  • Selasa: 09:00 -11:00

RS Metropolitan Medical Center

  • Rabu: 09:00 – 13:00

Prof. Dr. dr. Samsuridjal Djauzi, Sp.PD-KAI, FACP

Prof. Dr. dr. Samsuridjal Djauzi, Sp.PD-KAI, FACP adalah dokter spesialis penyakit dalam dengan sub-spesialis alergi dan imunologi yang mengatasi beberapa keluhan seperti gangguan imunitas, alergi, asma, rhinitis alergi, dermatitis atopik, hingga reaksi transplantasi organ. 

Prof. Dr. dr. Samsuridjal Djauzi, Sp.PD-KAI, FACP praktik di 3 rumah sakit yakni RS Cipto Mangunkusumo – Kencana, RS Kanker Dharmais, dan RS Pelni. 

Berikut ini jadwal praktik Prof. Dr. dr. Samsuridjal Djauzi, Sp.PD-KAI, FACP di RS Cipto Mangunkusumo – Kencana.

  • Senin: 08:00 – selesai
  • Selasa: 08:00 – selesai
  • Rabu: 08:00 – selesai
  • Kamis: 08:00 – selesai
  • Jumat: 08:00 – selesai

Itu dia beberapa daftar dokter spesialis penyakit dalam terbaik di Jakarta. Untuk informasi lebih lanjut mengenai dokter spesialis penyakit dalam lainnya, kamu bisa melihatnya melalui aplikasi SehatQ atau dengan menghubungi masing-masing rumah sakit.

9 Rumah Sakit di Tangerang Selatan yang Layani Rapid Test

  • June 4, 2021
rumah sakit di tangsel

Dalam mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 yang masih terus mewabah di Indonesia, sejumlah rumah sakit di Tangerang Selatan membuka pelayanan rapid tes antigen. Beberapa rumah sakit yang diperuntukan untuk tes ini tak hanya melayani swab antigen tetapi juga swab PCR, guna memberikan hasil maksimal terhadap status pasien.

Rapid test antigen dan Swab PCR diperlukan sebagai langkah pertama dalam mendeteksi adanya virus Covid-19 dalam tubuh seseorang. Dua jenis pemeriksaan ini bertujuan untuk menentukan apakah seseorang terinfeksi virus corona atau tidak, untuk itu sebaran rumah sakit yang terdapat di wilayah-wilayah memang harus menyediakan layanan ini.

Rumah Sakit di Tangerang Selatan

  1. RS Permata Pamulang

Masyarakat Kota Tangerang Selatan tak perlu khawatir lagi mencari tempat untuk melakukna test antigen, bagi masyarakat yang hendak melakukan screening. RS Permata Pamulang memberikan pelayanan tersebut, terletak di Jl. Raya Siliwangi No.1A, Pamulang, Tangerang Selatan. Biaya tes antigen Rp190 ribu, sementara untuk PCR Rp875 ribu.

  1. RS Insan Permata

Salah satu keunggulan rumah sakit ini dalam pelayanan rapid test Covid-19 adalah memberikan promo dari harga sebelumnya. Tes antigen yang sebelumnya dibanderol Rp250 ribu, hanya dipatok Rp225 ribu saja. Sementara untuk swab PCR dari Rp900 ribu, menjadi Rp850 ribu, promo ini tentu diharapkan berdampak baik bagi masyarakat.

  1. RSIA Cinta Kasih Ciputat

Rumah sakit ini menyediakan pelayanan rapid tes dengan biaya cukup murah, untuk tes antigen hanya Rp200 ribu dan sudah termasuk biaya pendaftaran. Hasilnya juga bisa langsung ditunggu selama kurang lebih 30 menit, sementara untuk tes PCR dibanderol dengan Rp875 ribu, pelayanan ini juga bisa dilakukan setiap hari.

  1. Prima Medika Hospital

Untuk melakukan rapid test di Prima Medika Hospital, pasien telebih dahulu hrus melakukan pendaftaran satu hari sebelum tes. Layanan dibuka setiap hari Senin-Minggu, mulai pukul 08.00-16.00, biaya rapid tes antigen dibanderol Rp275 ribu dan sudah termasuk surat keterangan.

  1. Eka Hospital BSD

Cukup membayar Rp250 ribu, hasil tes antigen di Eka Hospital BSD akan keluar setelah dua hingga tiga jam melalui email yang lebih dulu didaftarkan. Pelayanan tes rapid di rumah sakit ini mulai setiap hari, mulai Senin-Minggu pukul 09.00-17.00. Sementara untuk swab PCR dibanderol dengan harga Rp899 ribu.

  1. Rumah Sakit Omni Internasional

Termasuk rumah sakit dengan pelayanan rapid tes antigen harga murah, yakni hanya sebesar Rp175 ribu, sementara swab PCR dengan hasil satu hari proses menunggu sebesar Rp700 ribu. Khusus untuk calon mahasiswa, Rumah Sakit Omni Internasional membanderol biaya swab test antigen sebesar Rp100 ribu.

  1. RS Ichsan Medical Center Bintaro

Terletak di Jl Raya Jombang Raya No.56 Bintaro IX Tangerang Selatan, menyediakan paket pemeriksaan swab PCR dengan harga Rp880 ribu dan hasilnya sudah bisa keluar satu hari setelahnya. Sementara rapid tes antigen salah satu rumah sakit di Tangerang Selatan ini dibanderol Rp250 ribu.

  1. RSIA Vitalaya

Untuk mendapatkan layanan swab tes PCR di rumah sakit ini perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp800 ribu, sedangkan untuk tes antigen hanya Rp170 ribu. RSIA Vitalaya terletak di Jl. Siliwangi No.50, Pd. Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

  1. Rumah Sakit Syarif Hidayatullah

Rumah Sakit Syarif Hidayatullah hanya melayani tes rapid antigen dengan biaya sebesar Rp200 ribu, untuk mendapatkan tes dengan harga murah ini bisa langsung mendatangi rumah sakit ini yang terletak di Jl. Ir. H Juanda, No.95 Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

enatin

Kegunaan Obat Enatin Kapsul dan Cara Pemakaiannya

  • June 4, 2021

Enatin kapsul merupakan obat herbal yang dibuat dari berbagai minyak nabati, seperti minyak rami, minyak juniper, minyak pepermint, untuk meluruhkan batu oksalat di ginjal dan saluran kemih. 

Batu ginjal terbentuk dengan beberapa cara, misalnya kalsium yang bercampur dengan bahan kimia seperti oksalat atau fosfor dalam urin dan mengeras menjadi batu. Batu ginjal juga bisa disebabkan oleh penumpukan asam urat. 

Dua jenis batu ginjal lainnya yaitu struvite dan sistin. Struvit terbentuk setelah terjadinya infeksi pada saluran kemih, sementara itu batu sistin jarang ditemukan dan biasanya berasal dari riwayat keluarga. 

Karena saluran kemih tidak dirancang untuk mengeluarkan zat padat, batu yang terbentuk akan terganjal dan terasa sakit saat dikeluarkan. 

Kegunaan obat Enatin

Enatin kapsul diformulasikan dari minyak berbagai tumbuhan pilihan yang berfungsi meluruhkan batu oksalat secara maksimal, yang biasanya terbentuk akibat kurang minum dan terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi oksalat, garam, dan protein hewani. 

Batu ginjal dapat menyebabkan nyeri pada perut bagian bawah sampai ke pinggung dan paha atas, nyeri saat buang air kecil, hingga mual dan muntah. Enatin kapsul juga dapat meredakan peradangan akibat batu ginjal sehingga gejala seperti nyeri agak berkurang. 

Dosis dan aturan pakai

Enatin merupakan obat bebas yang bisa dikonsumsi tanpa resep dokter. Dosis penggunaannya adalah 2 kapsul, tiga hingga empat kali sehari. Sebaiknya diminum 1 jam sebelum makan dan seimbangkan dengan meminum banyak air putih. 

Ibu hamil dan menyusui harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, dan tidak dianjurkan bagi pasien dengan infeksi ginjal dan hipersensitif terhadap komponen obat. 

Walaupun Enatin tergolong obat herbal, jangan menggunakan obat ini selama lebih dari 6 minggu. Jika kondisi tidak kunjung membaik, segeralah hubungi dokter. 

Tips selama menjalani perawatan batu ginjal

Selain mengonsumsi suplemen dan memperbanyak minum air putih, penting juga untuk mengetahui apa yang boleh dimakan dan pantangannya. 

Berikut adalah tips yang bisa Anda ikuti.

  • Perbanyak minum air putih

Cairan, terutama air putih, membantu melarutkan bahan kimia pembentuk batu ginjal. Usahakan minum minimal 12 gelas sehari. Urin berwarna kuning tua merupakan pertanda Anda kurang minum.

Selain air putih, Anda juga bisa minum jahe atau jus buah, tapi tetap lebih baik meminum lebih banyak air putih. 

  • Jeruk

Buah jeruk dan jusnya dapat membantu mengurangi atau mencegah pembentukan batu ginjal karena sitrat yang terbentuk secara alami. 

  • Tingkatkan asupan kalsium dan vitamin D

Tingkat asupan kalsium yang rendah bisa meningkatkan kadar oksalat. Sebaiknya tingkatkan kadar kalsium dari makanan daripada suplemen. Sumber kalsium yang baik antara lain susu, yogurt, keju, kacang-kacangan, sayuran hijau tua, dan susu kedelai yang diperkaya. 

Pastikan juga untuk makan makanan kaya vitamin D setiap hari. Vitamin D membantu penyerapan kalsium. Vitamin D banyak ditemukan pada ikan berlemak seperti salmon, kuning telur, dan keju. 

  • Batasi minuman berkafein

Kopi, teh, dan cola adalah beberapa contoh minuman berkafein. Kafein dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat sehingga Anda dehidrasi. 

Kekurangan cairan merupakan salah satu faktor risiko batu ginjal. Selain itu, cola juga mengandung fosfat tinggi, bahan kimia pembentuk batu ginjal. Batasi minum minuman berkafein 1 atau 2 cangkir (250-500 ml) sehari.

  • Batasi garam dan gula berlebih

Garam dan gula tambahan, seperti fruktosa dan sukrosa, dapat meningkatkan risiko batu ginjal. Kadar natrium yang tinggi dalam tubuh dapat meningkatkan penumpukan kalsium dalam urin. 

  • Kurangi asupan protein hewani

Beberapa sumber protein hewani seperti daging merah, unggas, ikan, dan telur dapat meningkatkan asam urat dalam tubuh dan mengurangi sitrat yang berfungsi mencegah pembentukan batu ginjal. 

Anda bisa mengimbanginya dengan protein nabati termasuk quinoa, tahu, biji chia, dan yogurt Yunani.